Speaking: Cara Gampang Praktik Bahasa Inggris

Apakah kamu pernah mendengar ungkapan seperti ini, "sebenarnya aku paham semua, tapi tidak bisa ngomongnya aja." bisa jadi kamu mendengarnya dari teman atau seseorang. Kalau saya pribadi, sih, sering mendengarnya. Entah mereka benar-benar paham atau tidak, fokus pembahasan kali ini adalah speaking.

Seperti ungkapan di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa banyak orang yang kesulitan dalam berbicara Bahasa Inggris. Seolah-olah untuk bisa memiliki kemampuan berbicara Bahasa Inggris membutuhkan kecerdasan yang luar biasa. Menurut saya pribadi sih tidak. Buktinya orang Inggris yang kurang cerdas sekalipun bisa berbicara Bahasa Inggris. Intinya, tidak harus cerdas untuk bisa berbicara Bahasa Inggris.

Saya pernah meminta tips ke beberapa orang tentang cara supaya bisa berbicara Bahasa Inggris. Jawaban mereka semua sama, sering praktik berbicara Bahasa Inggris. Masuk akal. "Masalahnya, kita tidak punya teman yang bisa dijadikan partner untuk praktik. Kalaupun masuk ke komunitas-komunitas Bahasa Inggris, hanya akan menjadi bahan tertawaan saja karena skill yang pas-pasan. Kalau mau berbicara Bahasa Inggris di setiap lini kehidupan, nanti dianggap sok Inggris. Gimana dong solusinya?"

Tenang saja...!!!

Saya ada tips khusus buat kamu, yang baca tulisan ini. Cara simple praktik Bahasa Inggris tanpa ada lawan bicara.

Menarik bukan? Tentu saja. *percaya diri banget :)

Sebenarnya kita bisa praktik berbicara Bahasa Inggris tanpa ada partner atau lawan bicara. Namun, setidaknya kita sudah sedikit punya kemampuan berbicara Bahasa Inggris, entah itu hanya sedikit sekali. Setidaknya bisa. Karena dengan melakukan itu, kita bisa mengukur seberapa jauh kemampuan berbahasa Inggris kita.

Kita cukup berbicara sendiri. Tidak harus di depan cermin. Kita bisa melakukannya dimanapun kita mau. Dengan mengambil topik apapun dari benda-benda yang ada di sekitar kita.

Misalnya, ketika kita berada di belakang rumah dan melihat seekor kucing, kita bisa memulai topik pertama dari seekor kucing tersebut. Nanti secara alami topik kita akan kemana-mana.

Contohnya, "there is a cat on the roof of my house. The cat is white. It is a beautiful cat. I like the cat, but I don't know how to look after it. I am sometimes afraid of the cat, because it likes eating the mouses and rats. It is disgusting. I don't know why every cat doesn't cook first before eating something. They just eat any food they steal."

Jadi, hanya dengan melihat seekor kucing, kita bisa berbicara banyak dengan ide yang terus mengalir. Kita bisa mengambil contoh dari hal-hal yang gampang di sekitar kita. Tidak harus hal yang rumit hasil mengambil dari buku kedokteran. Tidak perlu dimulai dari hal yang rumit terlebih dahulu. cukup hal sederhana dan biarkan ide mengalir terus. Karena dengan hal sederhana, kosakata yang dibutuhkan tidak terlalu sulit juga. Karena tujuan asli dari praktik adalah memantapkan dan mengevaluasi kemampuan kita. Yang namanya evaluasi ya menguji apa yang telah kita pelajari, bukan yang rumit dan kita belum tahu apa-apa tentangnya. Kalau seperti itu namanya belajar, he he he.

Jadi, kita bisa berbicara sendiri.


Dengan praktik berbicara Bahasa Inggris sendiri, kita tidak perlu lagi mencari komunitas Bahasa Inggris, juga tidak takut lagi dikatain sok Inggris oleh orang-orang yang melihatnya.

Sebenarnya saya sudah pernah membagikan tips yang sama. Tapi saya bagikan di youtube. Kamu juga bisa menontonnya, sekalian belajar listening.

Comments

Popular posts from this blog

Tool penting untuk belajar bahasa Inggris

Bahasa Inggris Itu Sulit, Menyerah Saja